Jalan PB. Sudirman No.1
Telp : [0338] 674096, 671161 / [0338] 674222 ext 236
Fax. : [0338] 674096, 671885
SMS Center : 0823 xxxx xxxx
peresmian kpl latih smkn 1 banyuputih Hari Pahlawan 2013 Kota layak anak adipura acara kb Perayaan Sanset hut pmi 3b_BUPATI 3pemilu 2014 Kegiatan gotong royong disawah 3a_INFO BENCANA Gambar 2 1buka 1Pemilu2014
 
:::::: >>>>> Peringatan, Kepada Tenaga Honorer Agar Mewaspadai dan Tidak Menanggapi Segala Bentuk Penipuan / Penawaran dari Oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Pejabat BKN dan BKD atau Pejabat Pemda <<<<::::::: - Dihimbau kepada masyarakat Situbondo agar selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi di musim hujan, POSKO SIAGA - BPBD Kab.SITUBONDO : 0338-676050, 085231724833, 08999802277 - NOMOR DARURAT BENCANA ALAM KABUPATEN SITUBONDO 0338 676050 ( BPBD KABUPATEN SITUBONDO ) -
  FOTO KEGIATAN
AAF2014_Pawai Fashion_8

  PENGUMUMAN
PROGRES PENGADAAN BARANG JASA ULP T.A.2014..
PENGUMUMAN LELANG DISHUBKOMINFO..
Daftar Honorer K2 Yang Lulus Tes..
LELANG KONSTRUKSI DERMAGA DISHUBKOMINFO..
PEMENANG LOMBA POTO ANCAK AGUNG 2014..

  BANK DATA
RINGKASAN APBD 2014..
PERDA NOMOR 7 TAHUN 2012..
PERDA NOMOR 6 TAHUN 2012..
PERDA NOMOR 5 TAHUN 2012..
PERDA NOMOR 4 TAHUN 2012..

  KRITIK & SARAN
Jumat, 31 Januari 2014
kamal fahri..
cuma merasa heran saja, kenapa kota budaya situbon..
Jumat, 31 Januari 2014
dewahyudi..
saya pendatang baru, mau nanya knapa situbondo ter..
Kamis, 16 Januari 2014
mawardi abrori..
assalamua'alaikum wr. wb. sy harap kpd piha..
Minggu, 12 Januari 2014
sugar..
pembangunan warung pinggir sungai oleh pemkab.... ..
Minggu, 12 Januari 2014
Moh. Arifin Nur..
sebaiknya pantai tampora segera dikelola supaya me..

  DATA PENGUNJUNG

1384984

Pengunjung hari ini : 147
Total pengunjung : 223990

Hits hari ini : 838
Total Hits : 1384984

Pengunjung Online: 6



 
 
SEJARAH

Asal Usul Nama Kabupaten Situbondo

Berdasarkan Legenda Pangeran Situbondo, nama Kabupaten Situbondo berasal dan narna Pangeran Situborido atau Pangeran Aryo Gajah Situbondo, dimana sepengetahuan masyarakat Situbondo bahwa Pangeran Situbondo tidak pernah menampakkan diri, hal tersebut dikarenakan keberadaannya di Kabupaten Situbondo kemungkinan sudah dalam keadaan meninggal-dunia akibat kekalahan pertarungannya dengan Joko Jumput, sehingga hanya ditandai dengan ditemukannya sebuah 'odheng' (ikat kepala) Pangeran Situbondo yang ditemukan di wilayah Kelurahan Patokan dan sekarang dijadikan Ibukota Kabupaten Situbondo.Sedangkan menurut pemeo yang berkembang di masyarakat, arti kata SITUBONDO berasal dan kata : SITI = tanah dan BONDO ikat, hal tersebut dikaitkan dengan suatu keyakinan bahwa orang pendatang akan diikat untuk menetap di tanah Situbondo, Kenyataan mendekati kebenaran karna banyak orang pendatang yang akhirnya menetap di Kabupaten Situbondo.


LEGENDA PANGERAN SITUBONDO

Pengeran Situbondo atau Pengeran Aryo Gajah Situbondo besaral dan Madura, pada suatu ketika dia ingin meminang Putri Adipati Suroboyo yang terkenal cantik, maka datanglah Pangeran Situbondo ke Surabaya untuk melamar Putri Adipati Suroboyo, namun sayang keinginan Pangeran Situbondo sebenarnya ditolak oleh Adipati Suroboyo, akan tetapi penolakannya tidak secara terus-terang hanya diberi persyaratan untuk membabat hutan di sebelah Timur Surabaya, padahal persyaratan tersebut hanyalah suatu alasan yang maksudnya untuk mengulur-ulur waktu saja, sambil merencanakan siasat bagaimana caranya dapat menyingkirkan Pangeran Situbondo;

Kesempatan Adipati Suroboyo menjalankan rencananya terbuka ketikakeponakannya yang bernama Joko Taruno dan Kediri, karena rupanya Joko Taruno juga bermaksud menyunting putrinya, dan Adipati Suroboyo tidak keberatan namun dengan syarat Joko Taruno harus mengalahkan Pangeran Situbondo terlebih dahulu. Terdorong keinginannya untuk menyunting sang putri, maka berangkatlah Joko Taruno ke hutan untuk menantang Pangeran Situbondo, namun sayang Joko Taruno kalah dalam pertarungan tetapi kekalahannya tidak sampai terbunuh, sehingga Joko Taruno masih sempat mengadakan sayembara bahwa "barang siapa bisa mengalahkan Pangeran Situbondo akan mendapatkan hadiah separuh kekayaannya".
Mendengar sayembara tersebut datanglah Joko Jumput putra Mbok Rondo Prabankenco untuk mencoba, maka ditantanglah Pangeran Situbondo oleh Joko Jumput, dan ternyata dalam pertarungan tersebut dimenangkan Joko Jumput, sedangkan Pangeran Situbondo tertendang jauh ke arah Timur hingga sampai di daerah Kabupaten Situbondo ditandai dengan ditemukannya sebuah 'odheng' (ikat kepala) Pangeran Situbondo, yang tepatnya ditemukan di wilayah Kelurahan Patokan yang sekanang menjadi Ibukota Kabupaten Situbondo.
Selanjutnya kembali ke Surabaya dimana di hadapan Adipati Suroboyo kemenangan Joko Jumput atas Pangeran Situbondo diakui oleh Joko Taruno sebagai kemenangannya, namun Adipati Suroboyo tidak begitu saja mempercayainya, maka untuk membuktikannya' disuruhlah keduanya bertarung untuk menentukan siapa yang menjadi pemenang sesungguhnya. Akhirnya pada saat pertarungan terjadi Joko Taruno tertimpa kutukan menjadi patung "Joko Dolog" akibat kebohongannya.

Sejarah Kota Situbondo

Sejarah Kabupaten Situbondo tidak terlepas dari sejarah Karesidenan Besuki, sehingga kita perlu mengkaji terlebih dahulu sejarah Karesidenan Besuki. Yang membabat Karesidenan Besuki pertama kali adalah Ki Pateh Abs (± th 1700) selanjutnya dipasrahkan kepada Tumenggung Joyo Lelono. Karena pada saat itu juga Belanda sudah menguasai Pulau Jawa (± th 1743) terutama di dáerah pesisir termasuk pula Karesidenan Besuki dan dengan segala tipu-dayanya, maka pada akhirnya Tumenggung Joyo Lebono tidak berdaya hingga Karesidenan Besuki dikuasai sepenuhnya oleh Belanda.
Pada masanya (± th 1798) Pemerintahan Belanda pernah kekurangan keuangan untuk membiayai Pemerintahannya, sehingga Pulau Jawa pernah dikontrakkan kepada orang China, kemudian datanglah Raffles (± th 1811 - 1816) dan Inggris yang mengganti kekuasaan Belanda dan menebus Pulau Jawa, namun kekuasaan Inggris hanya bertahan beberapa tahun saja, selanjutnya Pulau Jawa di kuasai kembali oleh Belanda, dan diangkatlah Raden Noto Kusumo putra dan Pangeran Sumenep Madura yang bergelar Raden Tumenggung Prawirodiningrat I (± th 1820) sebagai Residen Pertama Karesidenan Besuki.

Dalam masa Pemerintahan Kacten II banyak membantu I-'emenntaii Belanda dalam membangun Kabupaten Situbondo, antara-lain Pembangunan Dam Air Pintu Lima di Desa Kotakan Situbondo.
setelah Raden Prawirodiningrat I meninggal-dunia sebagai penggantinya adalah kaden Prawirodiningrat II (± th 1830). Dalam masa Pemerintahan Raden Prawirodiningrat II banyak menghasilkan karya yang cukup menonjol antara-lain berdirinya Pabrik Gula di Kabupaten Situbondo, dimulai dan PG. Demas, PG. Wringinanom, PG. Panji, dan PG. Olean, maka atas jasanya tersebut Pemerintah Belanda memberikan hadiah berupa "Kalung Emas Bandul Singa".
Perlu diketahui pula pada masa Pemerintahan Raden Prawirodiningrat II wilayahnya hingga Kabupaten Probolinggo, terbukti salah seorang putranya yang bernama Raden Suringrono menjadi Bupati Probolinggo.
Setelah Raden Prawirodiningrat II meninggal-dunia sebagai penggantinya adalah Raden Prawirodiningrat III (± th 1840). Tetapi dalam masa Pemerintahan Raden Prawirodiningrat III perkembangan Karesidenan Besuki kalah maju dibanding Kabupaten Situbondo, mungkin karena di Kabupaten Situbondo mempunyai beberapa pelabuhan yang cukup menunjang perkembangannya, yaitu antara-lain : Pelabuhan Panarukan, Kalbut dan Jangkar, sehingga pada akhimya pusat pemerintahan berpindah ke Kabupaten Situbondo dengan Raden Tumenggung Aryo Soeryo Dipoetro diangkat sebagai Bupati Pertama Kabupaten Situbondo, dan wilayah Karesidenan Besuki dibagi menjadi 2 yaitu: Besuki termasuk Suboh ke arah Barat hingga Banyuglugur ikut wilayah Kábupaten Bondowoso dan Mlandingan ke arah Timur hingga Tapen ikut wilayah Kabupaten Situbondo, hal ini terbukti dan logat bicara orang Besuki yang mirip dengan logat Bondowoso dan logat bicara orang Prajekan mirip dengan logat Situbondo.

PERUBAHAN NAMA KABUPATEN

Pada mulanya nama Kabupaten Situbondo adalah "Kabupaten Panarukan" dengan Ibukota Situbondo, sehingga dahulu pada masa Pemerintahan Belanda oleh Gubernur Jendral Daendels (± th 1808 - 1811) yang membangun jalan dengan kerja paksa sepanjang pantai utara Pulau Jawa dikenal dengan sehutan "Jalan Anyer - Panarukan" atau lebih dikenal lagi "Jalan Daendels", kemudian seiring waktu berjalan barulah pada masa Pemerintahan Bupati Achmad Tahir (± th 1972) diubah menjadi Kabupaten Situbondo dengan Ibukota Situbondo, berdasankan Peratunan Pemerintah RI Nomor. 28 / 1972 tentang Perubahan Nama dan Pemindahan Tempat Kedudukan Pemerintah Daerah.

Perlu diketahui pula bahwa Kediaman Bupati Situbondo pada masa lalu belumlah berada di lingkungan Pendopo Kabupaten namun masih menempati rumah pribadinya, baru pada masa Pemerintahan Bupati Raden Aryo Poestoko Pranowo (± th 1900 - 1924), dia memperbaiki Pendopo Kabupaten sekaligus membangun Kediaman Bupati dan Paviliun Ajudan Bupati hingga sekarang ini, kemudian pada masa Pemerintahan Bupati Drs. H. Moh. Diaaman, Pemerintah Kabupaten Situbondo memperbaiki kembali Pendopo Kabupaten (± th 2002).

 
  VIDEO KEGIATAN
ANCAK AGUNG FESTIVAL 2014

  AGENDA KAB. SITUBONDO
   
  • Jumat, 28 Juni 2013
    Rakor Pemerintahan Desa (Bag.Pemerintahan)

    Rakor Pemerintahan Desa (Bag.Pemerintahan)


  • Jumat, 28 Juni 2013
    Upacara Pembukaan Kejurkab IPSI

    Upacara Pembukaan Kejurkab IPSI


  • Jumat, 28 Juni 2013
    Rapat Pemantapan Ketahanan Bangsa/Penghijauan Lingkungan Hidup Th 2013 (Bakesbangpol & Linmas)

    Rapat Pemantapan Ketahanan Bangsa/Penghijauan Lingkungan Hidup Th 2013 (Bakesbangpol & Linmas)


  • Jumat, 28 Juni 2013
    Pembukaan Festival Pendidikan 2013 (Jong Situbondo)

    Pembukaan Festival Pendidikan 2013 (Jong Situbondo)


  • Jumat, 28 Juni 2013
    Asistensi Standar Operasional Prosedur Pemerintahan (Bag.Organisasi)

    Asistensi Standar Operasional Prosedur Pemerintahan (Bag.Organisasi)


  • Selasa, 27 Agustus 2013
    Jumat Bersih

    Test Agenda jumat Bersih



  SITUS TERKAIT
Situs Lainnya

  JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut pendapat anda tentang website ini ?
Sangat Bagus
Bagus
Kurang Bagus
Jelek
Hasil Voting
Dari:1874 Responden





Copyright 2011 - 2013 Pemerintah Kabupaten Situbondo